
Korupsi adalah suatu perbuatan yang sangat tidak baik, tidak jujur, serakah dan mementingkan dirinya sendiri atau kelompoknya. Korupsi dilakukan oleh orang yang melupakan Tuhannya, melupakan tentang perintah dan larangannya. Kalau Tuhannya saja dilupakan apalagi orang lain. Maka orang yang melakukan perbuatan korupsi, sudah otomatis tidak memiliki rasa malu layaknya manusia Normal. Maka kalo kita melihat TV, para koruptor yang ditangkap selalu melambai-lambaikan tangan, ketawa-ketawa seperti tidak memiliki hati nurani.
Korupsi dilakukan dengan sangat teliti dan sangat cermat, artinya korupsi itu dilakukan dengan sangat tertata rapi, mengelabui orang lain, mengelabui BPK/BPKP, Irjen/Ispektorat dan bahkan aparat penegak hukum. Korupsi seperti penyakit corona (covid-19) sangat membahayakan, namun belum ada obatnya. Hal itu disampaikan oleh AKBP DR. H. Zaenudin, SH, SE, MH (Bang Zay) pada saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru secara Virtual di Kampus STIA Pandeglang Banten, pada bulan September 2020. Sementara itu Ketua BEM STIA Banten Kaerul Pratama yang sekaligus menjadi moderator sangat mengapreasi atas terlaksananya kuliah umum ini, dan diharapkan dapat memberikan wejangan kepada para mahasiswa baru.
Bang Zay juga mengatakan bahwa Berbagai Lembaga Negara telah dibentuk dengan jumlah uang negara yang dikeluarkan sangat besar, dari Irjen dan turunanya kebawah, BPK dan BPKP, Lembaga-lembaga pengawas intern maupun extern, Komisi-komisi Pengawas, Timtas Tipikor, Tim Saber Pungli, Polri, Kejaksaan, KPK, LSM dll. Namun hasilnya tidak sebanding dengan tujuan dibentuknya lembaga-lembaga tersebut. bahkan Korupsinya malah merajalela kesemua lembaga.
Timtas Tipikor, Tim Saber Pungli, Polri, Jaksa dan KPK seperti sedang melakukan perlombaan untuk menangkap para pelaku koruptor, tapi Faktanya, Korupsi terus tumbuh dan merajalela dimana-mana. sepertinya mindset orang kita, kalau tidak melakukan korupsi sudah seperti orang gila. Perbuatan korupsi yang paling sangat mencolok yaitu dalam hal pengadaan barang dan jasa, pemilihan lurah, anggota dewan dan pemilihan kepala daerah. Hampir 100% orang mengatakan, ada uang, ada suara. Sungguh sangat menghawatirkan tetapi terus dan akan terus selalu dilakukan.
Pesan Bang Zay kepada para mahasiswa STIA Banten, untuk tidak melakukan korupsi, misalnya berkata jujur, kalau ujian tidak nyontek, bayar spp tepat waktu dan selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt. Semoga Bangsa Indonesia menjadi Bangsa yang Maju dan Makmur, yang hidup rakyatnya sangat sejahtera. (db)























